Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Langkah Menjadi Desainer Grafis Otodidak


Tidak ada yang tidak mungkin bagi orang yang mau berusaha. Belajar desain grafis secara otodidak sangat mungkin dilakukan.

Dijaman ini, hampir semua informasi tersedia secara gratis di internet, termasuk pembelajaran tentang desain grafis.

Pada kesempatan kali ini, admin akan memberikan langkah-langkah bagaimana cara belajar desain grafis secara otodidak. Dan jangan lupa bahwa admin adalah orang yang belajar desain grafis secara otodidak.

Langkah-langkah ini admin buat berdasarkan pengalaman pribadi dan referensi dari beberapa sumber. Simak baik-baik dan bersiaplah menjadi seorang desainer grafis.

Menjadi Desainer Grafis Otodidak

Motivasi

Ada berbagai motifasi yang harus kamu tanamkan dalam-dalam ke dalam sanubari jika ingin berhasil dalam hal apapun.

Untuk menjadi seorang desainer grafis admin akan memberikan beberapa contoh agar sedikit membantu kamu menemukan alasan yang cukup kuat untuk belajar.

Kamu bisa menggunakan salah satu dari alasan di bawah ini:
  • Membuat logo untuk situs web sendiri.
  • Mengekspresikan diri melalui karya seni digital.
  • Mempelajari keterampilan baru yang tidak semua orang bisa.
  • Belajar menggunakan perangkat lunak yang kompleks.
  • Ingin melakukan perubahan karier.
  • Hasilkan uang secara online.
  • Atau apapun alasannya, tidak terbatas, tetapi tujuannya tetap sama, bukan hanya uang tapi lebih dari itu, dan hanya kamu yang tau jawabannya.

Motivasi untuk belajar desain grafis harus cukup kuat agar kamu tetap fokus pada tujuan, yaitu menjadi ahli desain grafis.

Faktor pendorong ini harus menjadi bahan bakar yang menggerakkan pencarian Anda untuk belajar.

Tidak peduli apa motivasi kamu, ada satu alasan kuat untuk mempelajari keterampilan desain grafis.

Kita hidup dalam budaya visual yang semakin meningkat.

Masyarakat lebih tertarik pada visual daripada kata-kata, bukan berarti kata-kata tidak penting, namun kata-kata harus diperkuat dengan visual yang bagus.

Kita dikelilingi oleh antarmuka visual. Konten sebagian besar diatur di sekitar gambar. Saat ini, gambar adalah bentuk komunikasi yang paling penting dan kuat.

Karena itu di dunia sekarang ini, mereka yang memiliki keterampilan dalam bentuk komunikasi visual kemungkinan besar akan berhasil dalam karier mereka masing-masing.

Tidak peduli apa motivasi kamu, setidaknya memiliki keterampilan desain grafis akan memberikan keunggulan tersendiri dalam dunia kerja, di mana gambar adalah bentuk komunikasi utama.

Jadi, lanjutkan dan temukan motivasi yang akan memperkuat pembelajaran kamu.

Pelajari Prinsip-Prinsip Desain Grafis

Setiap ilmu memiliki disiplin yang harus ditaati, yaitu aturan dasar yang memandu untuk mendapatkan praktik terbaik.

Kamu harus mempelajari konsep dasar yang mendasari praktik desain sejak awal untuk menjadi ahli dan mendapatkan pengalaman.

Apa prinsip desain? Prinsip-prinsip desain adalah kerangka minimum yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang sukses sebagai seorang desainer grafis.

Jika kita mengikuti prinsip-prinsip tersebut, kita akan mampu menciptakan desain visual yang menarik, efektif, dan berkesan.

Jika kamu ingin memahami bagaimana prinsip desain grafis dalam dunia kerja, maka ini menjadi sangat penting dan sangat disarankan untuk mempelajarinya terlebih dahulu.

Perlu waktu untuk memahami dan menginternalisasi, jadi mulailah sedini mungkin.

Untungnya, daftar prinsip desain relatif pendek. Orang memberi nama yang berbeda untuk masing-masing, tetapi admin meringkasnya menjadi 6 prinsip utama:
  • Kesatuan
  • Totalitas atau Gestalt
  • Dominasi
  • Ruang
  • Hirarki
  • Keseimbangan
Baca selengkapnya tentang prinsip-prinsip desain grafis.

Pilih Perangkat Lunak Desain Grafis

Perangkat lunak pengedit grafis adalah bagian besar dari desain grafis. Ada berbagai jenis perangkat lunak untuk berbagai jenis tugas.

Salah satu jenis perangkat lunak yang paling umum adalah sistem pengeditan vektor dan piksel.

Ada banyak pembuat perangkat lunak grafik, tetapi salah satu yang paling populer dan dikenal adalah Adobe, dengan Illustrator untuk grafik vektor dan Photoshop untuk grafik piksel (atau raster).

Secara umum, grafik vektor digunakan untuk membuat gambar berbasis bentuk dan ilustrasi digital, seperti logo, teks bergaya, dan gambar teknis objek.

Grafik piksel digunakan untuk mengedit foto dan rendering foto-realistis, seperti fotografi, montase majalah, dan manipulasi gambar.

Sebagai pemula, Anda tidak perlu khawatir tentang mempelajari satu merek atau lainnya, tetapi memahami logika setiap jenis perangkat lunak.

Semua perangkat lunak vektor dan piksel bekerja dengan cara fundamental yang sama karena berasal dari filosofi dan struktur yang sama.

Yang paling penting adalah kamu mendapatkan akses ke perangkat lunak grafis segera dan mulai membiasakan diri dengan pengeditan vektor dan piksel.

Dalam hal ini, saya cenderung memilih perangkat lunak sumber terbuka yang gratis (software bajakan).

Perangkat lunak desain grafis kelas profesional tersedia secara gratis. Admin pribadi menggunakan dan merekomendasikan Corel Draw dan Adobe Photoshop untuk mempelajari grafik vektor dan piksel.

Baca juga: 6 Alternatif selain Corel Draw.

Unduh perangkat lunaknya dan mulailah bereksperimen sekarang.

Belajar dan Terus Belajar

Kabar baik tentang menjadi desainer grafis otodidak adalah bahwa semua informasi yang kamu butuhkan untuk mempelajari desain grafis ada di ujung jari.

Tutorial dan pelajaran berkualitas tinggi tersedia secara gratis atau dengan harga murah, setidaknya dibandingkan dengan pendidikan perguruan tinggi.

Tetapi Anda perlu memahami ini, seorang desainer grafis otodidak tidak secara ajaib belajar mendesain dan langsung ahli.

Kamu harus belajar membac dan berlatih menggunakan semua jenis pemebelajaran dari sumber yang berbeda, dari buku akademis hingga video YouTube dan tutorial online seperti blog zonagrafika.my.id.

Seorang desainer grafis otodidak masih perlu mempelajari apa yang dipelajari orang lain di perguruan tinggi. Namun tanpa perlu menghabiskan puluhan jutaan rupiah.

Bagaimanapun, kamu dapat mulai belajar desain grafis sendiri dan kemudian mengambil pendidikan desain formal, terutama di bidang spesialisasi videogame, desain produk, logo dsb.

Jadi, dapatkan pengenalan tentang buku desain, unduh perangkat lunak vektor dan piksel gratis, dan mulailah mengikuti beberapa tutorial bagus di YouTube dan di blog zonagrafika.my.id.

Cari Inspirasi

Salah satu cara terbaik untuk mempelajari desain grafis adalah dengan meniru seniman, desainer, dan pencipta yang menginspirasi kita.

Terinspirasi oleh desainer yang kita sukai atau kagumi dapat memberi kita petunjuk tentang apa yang perlu kita pelajari. Selain itu, meniru pekerjaan orang lain memungkinkan kita untuk belajar dan meningkatkan keterampilan baru.

Mulailah mencari inspirasi dan pelajari apa yang kamu suka atau tidak suka. Mulailah memperhatikan tren mana yang sedang viral dan desainer mana yang melakukan pekerjaan luar biasa.

Berikut beberapa ide untuk mendapatkan inspirasi:
  • Ikuti desainer atau tagar tertentu seperti #vectorgraphics atau #logodesign di Instagram
  • Lakukan penelusuran di Gambar Google untuk kata kunci seperti "inspirasi logo" atau "desain situs web terbaik"
  • Buka Pinterest dan cari papan grup desain grafis.
  • Ikuti media sosial desain grafis seperti Behance atau Dribble.

Mulailah Mengerjakan Sebuah Proyek

Jika kamu ingin menjadi desainer grafis otodidak, satu-satunya rekomendasi yang paling penting adalah mengerjakan sesuatu sesuai dengan keinginan orang lain.

Dalam tahap ini jangan terlalu memikirkan uang, kamu bisa dengan menawarkan membuatkan sebuah logo pada teman yang memiliki sebuah usaha.

Alasannya adalah sangat sulit untuk mempelajari suatu keterampilan jika tidak ada tekanan.

Terkadang tekanan terasa pahit di awal, namun itu akan jauh berpengaruh pada keterampilan. Daripada belajar sesuatu tanpa tekanan. Tekanan yang admin maksud adalah mengikuti keinginan orang lain dan dengan waktu yang ditentukan.

Silakan rasakan sendiri, ini akan meningkatkan keterampilan dengna sangat signifikan. Bahkan dalam pembelajaran apapun selain desain grafis.

Jika kamu memulai proyek tertentu, kamu akan menghadapi masalah dan masalah inilah yang akan menjadikanmu lebih baik.

Kamu akan mencari tutorial tentang masalah kamu dan hal inilah salah satu yang memjadikanmu untuk belajar lebih-lebih dan lebih.

Semakin banyak masalah yang dapat kamu selesaikan, semakin banyak pengalaman yang kamu dapatkan, dan semakin berkualitas kamu sebagai seorang desainer grafis.

Jadi, jika kamu ingin menjadi desainer grafis otodidak, ambil dan kerjakan proyek tertentu sekarang juga.

Bedakan Bakat dan Latihan

Desain grafis bukan hanya tentang bakat. Karena bakat tanpa latihan adalah omong kosong.

Apakah kamu membutuhkan bakat untuk menjadi hebat dalam desain? Tentu.
Namun, bakat mutlak tidak dibutuhkan. Ini adalah kuncinya dan kamu perlu memahaminya.

Jika kamu telah membaca sejauh ini, kemungkinan besar kamu sudah memiliki bakat atau sedang dalam proses memoles bakat kamu secara mentah.

Kamu memiliki orientasi atau bakat tertentu yang menarik kamu ke desain grafis sejak awal.

Percaya atau tidak, inilah yang dimiliki sebagian besar desainer grafis saat mereka mulai.

Dibutuhkan beberapa teori, pengalaman, dan ketekunan.
Butuh waktu, tapi tidak harus bertahun-tahun.

Bersabarlah dan Konsisten

Admin yakin bahwa internet menyediakan alat dan informasi untuk menyelesaikan banyak inspirasi dan pembelajaran.

Sebagai seorang desainer grafis otodidak, seiring dengan berjalannya waktu kamu akan memperoleh wawasan, keterampilan, dan perspektif yang dibutuhkan untuk menjadi efektif.

Jadi, semakin cepat kamu memulai, semakin cepat kamu akan mencapai tujuan.

Ini adalah 8 langkah yang harus diambil untuk menjadi Desainer Grafis Otodidak. Semoga bermanfaat.
Cond Rock
Cond Rock Ada dua macam manusia yang tidak akan pernah terpuaskan rasa dahaganya selama hidup di dunia. Mereka adalah para Pencari Harta dan Pencari Ilmu.

Posting Komentar untuk "8 Langkah Menjadi Desainer Grafis Otodidak"