Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Istilah-istilah Dalam Desain Grafis yang Wajib Diketahui

Istilah-istilah Dalam Desain Grafis yang Wajib Diketahui

Sebelum mempelajari desain grafis secara utuh, kamu harus terlebih dahulu mempelajari desain grafis dari hal-hal yang mendasar, bukan hanya desain grafis, bahkan dalam hal apapun kamu harus mempelajari dasarnya terlebih dahulu.

Apalagi jika kamu mempelajarinya secara otodidak, maka kamu harus berjuang lebih ekstra lagi, tapi tenang saja, admin siap menemani langkahmu dalam belajar desain grafis.

Ada beberapa istilah-istilah dalam desain grafis yang wajib kamu ketahui, tujuannya agar kelak kamu lebih mudah menjelaskannya kepada customer dan agar terdengar lebih keren, hehe bercanda ya, tujuannya adalah agar kamu lebih mudah ketika sedang mendiskusikan desain tersebut, entah itu kepada customer maupun ke sesama desainer grafis lainnya.

Mengenal Istilah-istilah Dalam Desain Grafis

Sebetulnya istilah-istilah ini masih menjadi bagian dari teknik dalam desain grafis, dan seperti yang sudah admin jelaskan di atas, istilah ini wajib kamu ketahui agar mudah untuk berkomunikasi maupun menjelaskan tentang desain yang sedang kamu kerjakan.

Tapi tentunya kamu juga harus bisa mempraktekkannya ya, jangan sampai kamu disebut besar mulut karena ahli dalam hal teori tapi nol besar dalam prakteknya.

Menjelaskan tentang desain yang sedang kita kerjakan dengan istilah-istilah dalam desain grafis yang diikuti dengan praktek yang baik, itu bisa meningkatkan kepercayaan customer juga lho, buatlah customer kamu tidak merasa salah pilih desainer.
Jadilah yang terbaik, lakukan yang terbaik, biar Tuhan yang tentukan hasilnya.
Ok baiklah, setelah kita membahas bagaimana pentingnya mengenal istilah-istilah dalam desain grafis, sekarang waktunya admin menjelaskan dan menguraikan, apa saja istilah-istilah tersebut.

Istilah-istilah Dalam Desain Grafis


Monochrome

Penjelasan sederhananya adalah sebuah desain dengan satu warna saja, untuk memberikan kesan yang kalem dan elegan kamu bisa menggunakan warna monochrome ini. Warna yang paling umum digunakan untuk pengaplikasian warna monochrome ini adalah hitam dan putih. Jadi, untuk menyebut sebuah desain dengan satu wana kamu bisa menyebutnya monochrome ya.

Analogous

Masih tentang warna, Analogous adalah tiga warna yang sama dengan tingkatan yang berbeda, contohnya merah, merah tua dan merah muda. Jadi, jika suatu hari kamu menemukan sebuah desain dengan warna tersebut kamu sudah tau ya.

CMYK

Untuk yang satu ini kamu pasti pernah melihatnya di setelan saat kamu pertama kali membuka aplikasi desain grafis atau setelan saat kamu ingin mencetak file atau foto. Istilah yang satu ini memang cukup familiar. CMYK adalah kependekan dari Cyan-Magenta-Yellow-Black. Ini adalah setelan warna untuk keperluan cetak contohnya seperti majalah, spanduk, brosur dan lain sebagainya.

RGB

Ini adalah sahabat dekat CMYK, jika kamu menemukan setelan yang terdapat CMYK biasanya kamu menemukan pula RGB. Kepanjangan dari RGB adalah Red-Green-Blue. Ini adalah setelan warna untuk keperluan yang tidak dicetak contohnya seperti wallpaper untuk smartphone, feed instagram, info grafis dan lain sebagainya.

Rule of Thrids

Sebenarnya istilah ini lebih umum digunakan dalam dunia fotografi tapi bisa juga diterapkan dalam desain grafis. Jika dalam fotografi Rule of Thirds ini adalah membagi bidang foto kamera menjadi tiga bagian sama besar, baik vertikal maupun horizontal. Dengan demikian, kamu akan melihat 9 kotak pada display kamera dan ada 4 titik yang bertemu di tengah bidang. Dan 4 titik itu letak objek utama harus ditempatkan. Dalam desain grafis kita juga bisa menerapkan teknik ini yaitu memposisikan sebuah objek utama lebih dominan ketengah di dalam lembar kerja.

Remake

Membuat ulang sesuai dengan aslinya. Contoh kasus Remake dalam dunia percetakan adalah ketika ada seorang cutomer ingin membuat sebuah desain brosur dan ingin menambahkan sebuah logo yang sudah ada, namun logo tersebut dalam format gambar JPEG yang kualitasnya kurang baik. Maka kamu harus membuat ulang logo tersebut agar hasil cetaknya maksimal.

Revisi

Memperbaiki sebuah desain yang sudah dibuat, ini adalah bagian dari pelayanan. Saat ada seorang customer meminta kamu membuatkan sebuah logo dan logo itu sudah selesai, biasanya ada sedikit perbaikan posisi maupun ukuran, hal ini wajar karena tugas kita adalah membuat sebuah desain sesuai dengan keinginan mereka. Terkadang ada juga desainer yang membatasi berapa kali diperbolehkan untuk revisi.

Baiklah itu dia istilah-istilah dalam desain grafis versi Zona Grafika, semoga bermanfaat untuk kamu yang baru mulai mempelajari tentang desain grafis, jika ada istilah lain yang tidak admin cantumkan mohon dimaafkan. Sampai jumpa.
Cond Rock
Cond Rock Ada dua macam manusia yang tidak akan pernah terpuaskan rasa dahaganya selama hidup di dunia. Mereka adalah para Pencari Harta dan Pencari Ilmu.

Posting Komentar untuk "Istilah-istilah Dalam Desain Grafis yang Wajib Diketahui"