Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjadi Broker Percetakan

Cara Menjadi Broker Percetakan

Buat kamu yang sedang belajar Desain Grafis, atau sudah pada tingkat lanjut atau bahkan sudah menjadi Master dan ingin mencari penghasilan tambahan, yang tentunya berhubungan dengan Desain Grafis dan tentunya juga menguntungkan, kalian sudah sampai ke blog yang tepat, karena pada topik kali ini admin akan membahas tentang peluang menjadi Broker Percetakan.

Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha, untuk hasilnya Tuhan yang menentukan. Ada sebuah pepatah yang sangat bagus yaitu:
Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.
Pada dasarnya, rejeki paling banyak bisa kita dapatkan dari Perniagaan, contohnya adalah Pak Bill Gates, beliau adalah salah seorang terkaya di dunia, entah terkaya nomor berapa yang jelas kekayaannya 11-12 dengan admin hehe

Jualan apa Pak Bill Gates itu sehingga bisa kaya raya begitu?

Beliau menjual Lisensi, lisensi tidak akan pernah habis, berapa pun banyaknya orang membeli lisensi, lisensi tidak akan pernah habis, bahkan jika seluruh manusia yang ada di dunia ini membeli lisensi, lisensi itu tidak akan pernah habis.

Dan tahukah kamu berapa harga 1 lisensi Pak Bill Gates, untuk Windows 10 saja harganya bisa mencapai Rp. 3.799.999,-. Harga tersebut adalah harga di tahun 2020 ini dan tentu saja harganya bisa bertambah mengikuti zaman, bisa kalian pantau sendiri di situs resminya www.microsoft.com. Dengan menjual 1 lisensi, itu sama saja dengan 1 bulan gaji karyawan di Indonesia. Bukan main.

Ok, sebaiknya kita langsung saja ke cara Menjadi Broker Percetakan, daripada kalian makin iri sama Pak Bill Gates.

Cara Menjadi Broker Percetakan

Broker Percetakan

Percetakan ada calonya juga lho, ok begini penjelasannya. Orang-orang yang awam dengan Desain Grafis akan sangat kesulitan jika ingin membuat Spanduk, X Banner dan lainnya. Jangankan membuatnya, mendesainya pun tidak bisa, karena memang bukan bidangnya.

Nah, tugas Brokerlah yang membuatkan desain yang sesuai dengan keinginan mereka, dan bukan hanya itu, sampai dengan yang pergi ke percetakan adalah tugas Broker. Customer tau beres, dan nanti Broker tinggal mengambil keuntungan dari semua itu.

Tapi ada sedikit perbedaan cara dalam hal ini, admin akan menjabarkannya secara gamblang perbedaan cara ini. Buat kalian yang ingin menjadi Broker Percetakan harus tau cara ini.

Dan tentukan sendiri mau pilih yang mana, dalam kasus ini admin akan menyebut Broker A, Broker B dan Broker C.

Sebelum ke perumpamaan, admin akan memberikan Contoh Harga dan Contoh Tugas agar memudahkan perumpamaan ini.

Contoh Tugas

Cetak Spanduk
Harga dari percetakan:
Rp. 50.000,-/meter

Tugas:
Pembuatan Spanduk 3 x 1 meter

3 x 1 = 3 meter
3 meter x Rp. 50.000,- = Rp. 150.000,-.

Ok, kita mulai ilustrasinya:


Broker A

Adalah tipe yang memasang tarif untuk Desain yang dibuatnya dan mengambil keuntungan sedikit dari harga cetaknya.

Contoh:
Harga spanduk dari percetakan adalah Rp. 150.000,-

Broker memberikan harga untuk desain  Rp. 50.000,-
Broker memberikan harga untuk spanduk  Rp. 195.000,-
(harga Rp. 65.000,-/meter untuk spanduk)

Total harga yang harus di bayar Customer adalah Rp. 245.000,-
Dikurang harga spanduk dari percetakan yaitu Rp. 150.000,-

Maka keuntungan Broker adalah Rp. 95.000,- untuk pembuatan spanduk 3 x 1 meter.



Broker B 

Adalah tipe yang tidak memasang tarif untuk Desain yang dibuatnya dan mengambil keuntungan agak banyak dari harga cetaknya.

Contoh:
Harga spanduk dari percetakan adalah Rp. 150.000,-

Broker memberikan harga untuk desain  Rp. 0,-
Broker memberikan harga untuk spanduk  Rp. 240.000,-
(harga Rp. 80.000,-/meter untuk spanduk)

Total harga yang harus di bayar Customer adalah Rp. 240.000,-
Dikurang harga spanduk dari percetakan yaitu Rp. 150.000,-

Maka keuntungan Broker adalah Rp. 90.000,- untuk pembuatan spanduk 3 x 1 meter.



Broker C

Adalah tipe yang memasang tarif untuk Desain yang dibuatnya dan mengambil keuntungan agak banyak dari harga cetaknya.

Contoh:
Harga spanduk dari percetakan adalah Rp. 150.000,-

Broker memberikan harga untuk desain  Rp. 50.000,-
Broker memberikan harga untuk spanduk  Rp. 240.000,-
(harga Rp. 80.000,-/meter untuk spanduk)

Total harga yang harus di bayar Customer adalah Rp. 290.000,-
Dikurang harga spanduk dari percetakan yaitu Rp. 150.000,-

Maka keuntungan Broker adalah Rp. 140.000,- untuk pembuatan spanduk 3 x 1 meter.





Nah, itu dia Cara Menjadi Broker Percetakan, kurang lebih seperti itu ilustrasinya, setidaknya bisa menjadi gambaran buat kalian yang ingin menjadi Broker/Calo percetakan ya. Jika ada yang kurang jelas, tentu saja boleh bertanya di kolom komentar ya. Sampai jumpa.
Cond Rock
Cond Rock Ada dua macam manusia yang tidak akan pernah terpuaskan rasa dahaganya selama hidup di dunia. Mereka adalah para Pencari Harta dan Pencari Ilmu.

Posting Komentar untuk "Cara Menjadi Broker Percetakan"